Bisnis Ilegal Solar Subsidi di Sulsel Diduga Libatkan Oknum Polisi Hingga Oknum Wartawan

  • Bagikan

Eksposindo.com | Bisnis ilegal solar bersubsidi diduga melibatkan oknum Polisi hingga oknum wartawan. Solar subsidi pemerintah ini dibeli di sejumlah SPBU di Kabupaten Wajo, Sidrap dan Soppeng, dengan cara diangsur atau pakai mobil dengan tangki modifikasi, kemudian diangkut menggunakan mobil pikap menuju Palopo dan Morowali, Sulawesi Tengah.

“Iya pak ada beking yang kondisikan kalau kami kedapatan petugas di jalan. Ada oknum aparat di Palopo, Luwu dan Wajo yang bantu kami,” kata Sahrang, sopir pikap pengangkut puluhan jeriken solar subsidi, Kamis (28/7/2022).

Sahrang mengaku hanya disewa untuk mengantar solar ke Palopo oleh oknum aparat. Dia tidak tahu bagaimana prosesnya solar itu bisa terkumpul hingga puluhan jeriken. Sahrang menyebutkan, sekali jalan, dia memuat 80 jeriken berisi 30 liter solar subsidi. Jeriken berisi solar tadi, disusun rapi kemudian ditutup menggunakan terpal.

“Sekali mengantar ongkosnya Rp 200 ribu. Setelah tiba di Palopo langsung dibongkar, kemudian saya pulang ke Wajo. Kami biasanya melintas di Luwu pada subuh hari pak,” ujarnya.

Sahrang kemudian menelpon oknum yang disebutnya sebagai polisi di Kabupaten Wajo. Oknum tersebut menurut dia adalah anggota Polisi yang jadi bekingannya. Tak lama berselang, kembali melintas mobil pikap, juga membawa puluhan jeriken solar, tujuan Morowali.

  • Bagikan