Deretan Relawan Cantik di Lokasi Bencana Ini Bikin Kamu Gagal Fokus

  • Bagikan

6. Iis Pamungkas

Wanita yang berparas ayu ini, bergabung dengan relawan WMI Luwu agar bisa membantu orang lain yang sedang kesusahan, dan juga melatih diri bagaimana bisa selalu bermanfaat untk orang banyak.

Wanita yang sudah menyelesaikan pendidikan S1 nya di bangku kuliah itu punya motivasi tersendiri ketika turun ke lokasi bencana. Iis ingin mengubah rasa sedih, trauma menjadi ceria kembali dari musibah yang mereka alami.

Wanita yang masih single itu punya  rasa bahagia saat membantu sesama yang membutuhkan pertolongannya dengan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan apapun.

Iis tak takut menghadapi segala kondisi yang terjadi di lokasi bencana karena bergabung dengan relawan untuk mengabdikan diri menjadi seorang relawan kemanusiaan merupakan salah satu pilihannya.

Walau banyak yang menilainya berparas cantik namun menurut Iis  kecantikan sesungguhnya adalah dari hati dan akhlak seseorang. Selalu berbuat baik kepada sesama, membantu orang yang membutuhkan itulah cantik yang sebenarnya. 

Wanita usia 26 tahun itu berharap  selalu diberi kesehatan, tetap kuat dan konsisten untuk jiwa kemanusiaan.

7. Afriyani

Sebelum lulus untuk menjadi Anggota Badan Sar Nasional (BASARNAS) wanita berusia 21 tahun ini memang sudah aktif bersama SAR Luwu menjadi seorang relawan kemanusiaan.

Cita-citanya pun tercapai untuk terus mengabdikan diri mengemban tugas misi kemanusiaan. Afriyani lulus seleksi nasional dan resmi mengenakan seragam orange, seragam khas BASARNAS.

Bergabungnya Afriyani di BASARNAS semakin memperkuat keinginannya agar bisa menjadi insan yg dapat bermanfaat untuk orang disekitar dengan mengabdikan separuh kisah hidup di wadah yang membidangi misi kemanusiaan.

Berprofesi sebagai Rescuer punya motivasi tersendiri bagi Afriyani.  Senyum orang-orang yang mereka bantu yang selalu terngiang, menjadi penguat untuk terus membantu.

Menghadapi segala kondisi di lokasi bencana tak membuat wanita yang masih single itu merasa takut, justru yang Afriyani takutkan, ketika dirinya tidak sempat berbuat apa-apa untuk mengembalikan senyum mereka yang tertimpa bencana.

Banyak yang memuji wajah cantiknya namun Afriyani beranggapan kalau raga tak selalu menjadi patokan cantik,  justru yang membuat wanita cantik itu adalah hati.

Jadi menurutnya bilamana hendak tetap menjaga kecantikan maka jagalah cahaya hati, salah satunya menjadi relawan yang tulus dan ikhlas.

Bergabungnya Afriyani di BASARNAS  dia berharap agar dapat mencetak pribadi-pribadi yang ikhlas dan tulus yang menjadikan rasa saling tolong menolong menjadi suatu kewajiban untuk bekal dunia dan akhirat nantinya. Semoga Selamatlah alam dan semesta beserta isinya.

Dengan statusnya yang masih single, Afriyani mengaku siap ditugaskan di mana pun dan dalam kondisi bencana apa pun.

8. Yihving Olivia Wulandari

  • Bagikan