Deretan Relawan Cantik di Lokasi Bencana Ini Bikin Kamu Gagal Fokus

  • Bagikan

Eksposindo.com | Penanganan bencana alam atau evakuasi korban bencana yang sering dilakukan, baik dari Basarnas, BPBD, Tagana maupun organisasi atau komunitas relawan tak lagi sebatas tugas laki-laki namun saat sekarang ini kaum Hawa pun sudah banyak yang  turut berkiprah.

Banyak cara untuk menjadi pahlawan seperti Raden Ajeng Kartini di era kemerdekaan saat ini. Seperti yang dilakukan wanita-wanita muda ini yang menghabiskan sebagian waktunya menjadi relawan kemanusiaan

Bagi relawan kaum hawa, membantu di dapur umum itu sangat mudah baginya untuk menyelesaikan pekerjaan. Namun jangan salah para Srikandi relawan bencana ini juga sudah banyak terjun langsung ke lapangan dan mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Selain berjiwa sosial dan tangguh, ada banyak relawan yang berparas cantik yang sering kita jumpai di lokasi bencana.

Gaya dan perawakannya sama seperti perempuan muda pada umumnya. Namun, sikapnya akan lain saat mengenakan baju relawan. Kamu akan melihat  seorang rescuer bencana yang asli.

Bukan cuma cantik namun fisik dan mental mereka sudah dibentuk yang disertai dengan kemampuan mitigasi bencana di organisasi relawan dimana mereka berkecimpun.

Nah, Ekaposer, edisi kali ini, kita akan mengulas 14 orang relawan-relawan bencana yang berparas cantik yang ada di wilayah Luwu Raya.

1. Nurul Hakiki Ancung

Wanita usia 21 tahun ini, walau umurnya terbilang muda namun dirinya tertarik menjadi Relawan Bencana.

Dengan statusnya yang masih single, Nurul ingin memanfaatkan waktu untuk berkontribusi dengan masyarakat umum, serta membantu orang lain.

Setelah bergabung di dunia relawan bencana Nurul menceritakan bahwa banyak belajar tentang skill komunikasi yang baik, karena menurutnya penting untuk bantu melatih diri agar semakin percaya diri dan jujur serta menambah pengalaman dan melatih softkill.

Nurul sangat paham jika tugasnya sangat dekat dengan bahaya yang bisa mengancam jiwanya. Namun semua itu bukanlah kendala baginya. Semangat menolong orang lain menjadi motivasi hidupnya.

Mahasiswa jurusan Farmasi STIKES Luwu Raya Palopo itu berpendapat bahwa orang-orang hebat adalah mereka yang memiliki pengabdian besar kepada masyakarat.

Walaupun banyak yang menilainya cantik namun Nurul yang bergabung dengan relawan SAR Luwu menyampaikan bahwa kecantikan sesungguhnya dari seorang wanita itu tercermin dari jiwanya, yakni kepedulian untuk memberikan semangat yang selalu ia tunjukkan kepada orang lain.

Nurul berharap agar jangan pernah bosan menjadi orang baik walau menjadi baik bakal banyak ujianya namun menurutnya tak ada yang lain kita harapkan kecuali mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

2. Rini Ridwan

  • Bagikan