Deretan Relawan Cantik di Lokasi Bencana Ini Bikin Kamu Gagal Fokus

  • Bagikan

2. Rini Ridwan

Walau parasnya begitu ayu namun kamu akan jarang melihat gaya feminimnya jika lagi sedang di lokasi bencana.

Wanita yang berstatus Single Mom ini masuk menjadi relawan di SAR Malili, ingin saling membantu sesama manusia yang saling membutuhkan satu sama lainnya.

Bergabung menjadi relawan, Rini punya motivasi untuk selalu berbuat baik kepada orang-orang yang terkena bencana, karena menurutnya melakukan tindakan kebaikan terkecil lebih berharga daripada niat termegah.

Walau kadang muncul rasa takut karena di lokasi terkadang mendapat berbagi ujian yang berbeda, apalagi kalau di lokasi longsor yang disertai hujan, kemungkinan terjadi longsor susulan, namun lega luar bisa saat kami bisa menemukan korban yang sudah ditunggu-tunggu keluarganya.

Jika berada di lokasi bencana. Rini tetap yakin dengan niatnya yang ikhlas, untuk menghilangkan rasa takutnya Rini selalu percaya diri dan bekerja dengan ikhlas.

Walau punya wajah ayu, namun wanita yang berusia 28 tahun itu  beranggapan bahwa, kecantikan sesungguhnya bagi relawan itu adalah hatinya yang baik dan selalu bekerja dengan ikhlas.

Prinsipnya ketika menjadi relawan menurut Rini. Jadilah relawan yang mencerminkan belas asih bangsa ini, perhatian yang tidak egois, kesabaran, dan saling mencintai.

3. Vivita Sari Enarto

Bermanfaat bagi orang lain, adalah salah satu motivasi atau tujuan Vivita sehingga dirinya mau untuk ikut sebagai relawan dan bergabung di relawan SAR Sawerigading.

Karena dengan itu menurut Rini bisa merasakan kebahagian dan lebih baik dari hari sebelum dia menjadi relawan

Vivita punya motivasi tersendiri sehingga bergabung dengan relawan bencana. Ingin mengubah kesedihan dan tangisan menjadi senyuman dan tangis bahagia dari orang-orang yang tertimpah musibah.

Vivita mengakui rasa khawatir sering mendatanginya namun kebersamaan di lapangan membuat rasa percaya diri dan keberanian itu bangkit.

Wanita usia 24 tahun itu menceritakan jika terjadi bencana dan ada korban, bagaimana pun kondisi korban, harus bisa ditemukan, itulah salah satu tantangannya namun bisa menyelamatkan korban menurut Vivita akan menjadi anugerah tersendiri bagi seorang relawan.

Jika di lokasi bencana yang terkadang bermandikan lumpur  namun Vivita yang masih berstatus Mahasiswi ini memelihara kecantikannya dengan berbuat baik dan dengan sikap rendah hati serta ikhlas itu sudah bisa mempertahankan kecantikan.

Menurut Vivita, kecantikan itu idaman bagi seorang wanita namun bisa menjadi orang yang berguna untuk orang lain adalah harapannya. Vivita pun berharap agar kedepannya masih punya waktu untuk membantu orang lain.

4. Hasnida

  • Bagikan