Diduga Palsukan Tanda Tangan SK, Oknum Kades di Luwu Ini Dipolisikan

  • Bagikan

“Kita sudah cocokkan tanda tangan yang ada di SK Lama dan Tanda Tangan SK yang baru dikeluarkan oleh Kades Baru dan tanda tangannya tidak sesuai dengan yang asli” ucapnya.

Usman juga merasa heran kenapa ada SK LPM yang terbit tahun 2019 dengan nama lain padahal dia yang menjabat ketua LPM sampai sekarang.

Usman juga menyampaikan bahwa Kades Pangi menerbitkan SK LPM dengan tahun yang mundur yakni tahun 2019 karena kuat dugaan akan digunakan dalam penawaran pekerjaan SMA 17 Luwu yang berlokasi Desa Pangi.

“Kalau untuk pekerjaan SMA yang menggunakan APBD Provinsi ini, memang bisa menggunakan Pokmas atau LPM di desa” ucap Usman.

Usman juga menuturkan bahwa untuk tahun ini pekerjaan di SMAN 17 Luwu dengan anggaran senilai Rp. 1. 1 Milliar, dan sementara berjalan tersebut dikerjakan oleh LPM yang tanda tangannya diduga dipalsukan.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Luwu AKP. Jon Paerunan saat dikonfirmasi media menyampaikan kalau persoalan ini ditangani pihak Polres.

“Kita sudah tangani dan pelapor sudah kita panggil untuk klarifikasi” ucap AKP. Jon, Selasa, 2 Agustus 2022.

AKP Jon Paerunan juga menyampaikan bahwa proses selanjutnya akan mengundang aparat desa untuk klarifikasi tentang surat yang diduga dipalsukan itu. (*)

  • Bagikan