Kadis Perikanan Luwu Penuhi Panggilan Polisi Terkait Dugaan Tambang Ilegal

  • Bagikan

Eksposindo.com | Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Luwu, Baharuddin, hari ini menjalani pemeriksaan di unit tindak pidana tertentu Satreskrim Polres Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (2/8/2022).

Baharuddin hadir di Polres menenteng sebundel berkas. Dia langsung masuk ke ruang unit II Tindak pidana tertentu, Polres Luwu.

“Sesuai undangan kita, hari ini kita panggil untuk klarifikasi,” kata AKP Jon Paerunan, Kasat Reskrim Polres Luwu, Senin (1/8/2022)

Baharuddin akan diperiksa polisi, terkait keterlibatannya dalam kasus dugaan tambang galian C ilegal di bantaran sungai Bajo, Desa Tallang Bulawang, Kecamatan Bajo, Juli lalu.

Alat berat milik dinas Perikanan digunakan di lokasi tambang tak berizin. Setelah ketahuan, alat berat Excavator itu, kemudian dibawa ke Belopa lalu diserahkan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Baharuddin beralasan, Excavator itu dikembalilan ke Pemda karena rusak dan tidak dapat digunakan. Hal tertuang dalam surat penyerahan yang diterbitkan dan ditandatangani Baharuddin selaku kepala dinas Perikanan, ditujukan pada Sekretaris daerah kabupaten Luwu, Sulaiman.

Namun, alasan pengembalian alat berat ini kontradiktif dengan fakta di lapangan. Sebelum diserahkan ke Pemda, Excavator ini bekerja pada proyek Saluran Air di desa Tallang Bulawang, kemudian menambang secara ilegal di sungai selama tiga hari. Baharuddin juga tidak dapat merincikan jenis kerusakan yang dimaksud. (*)

  • Bagikan