Lantik 90 Kades, Bupati Luwu Tegaskan Tidak Terlibat Politik Praktis

  • Bagikan

Eksposindo.com | Kepala Desa adalah penyelenggara pemerintahan di tingkat desa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, posisi kepala desa sangat strategis sehingga tidak dibolehkan berpolitik praktis karena akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Hal ini dikatakan Bupati Luwu, Basmin Mattayang saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan 90 Kades yang baru saja terpilih di Kabupaten Luwu, Rabu (11/05).

Pelantikan yang berlangsung hikmad ini dihadiri oleh ormas, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para keluarga kades terpilih. 90 kades terpilih baik pendatang baru maupun incumbent semua menggunakan kostum PDU, di wajahnya memancarkan kebahagiaan. 

diawali dengan persembahan tarian sebelum pengambilan sumpah janji lalu pemasangan tanda jabatan kepada semua kepala desa yang dilantik oleh Bupati Luwu.

Setelah melakukan pelantikan, Basmin memberikan sambutan. Memulai dari sambutannya Bupati Luwu mengucapkan selamat kepada yang terpilih dan berharap menjadi amanah. Menurut Basmin ini adalah pelantikan akbar kepala desa.

Pada sambutannya Basmin menjelaskan pada undang-undang desa,  kepala desa adalah penyelenggara pemerintahan pada tingkat desa dan mempertanggung jawabkan pemerintahannya setiap tahun kepada bupati apa yang dilakukan di desanya yang menggunakan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa. Kepala desa memiliki tanggung jawab membangun Desa dan mensejahterakan Desa. Di dalam melaksanakan pembangunan wajib melibatkan semua komponen Desa sesuai dengan kompotensinya sesuai kemampuannya masing-masing.

Lanjutnya, Kepala desa tidak boleh bekerja sendiri, libatkan BPD sebagai mitra dalam melaksanakan pembangunan. Setiap ada program apalagi terkait dengan penganggaran harus konsultasi dengan BPD. Jangan ada dendam pada lawan politik.

“Banyak kejadian kepala desa berjalan sendiri tidak melibatkan BPD hingga akhirnya berakhir dengan sentuhan penegak hukum,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan agar Kepala Desa Tidak boleh berkotak-kotak.

Rangkul lawan politik karena lawan itu tetap teman bukan musuh, kalau tidak ada lawan maka kita tidak akan menang,” ujarnya. (*)

  • Bagikan