Pihak RSUD Batara Guru Belopa Imbau Agar Pasien dan Pengunjung Selalu Jaga Kebersihan

  • Bagikan

Eksposindo.com | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Belopa, Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan, terus berbenah dan mempersiapkan konsep dalam menata Rumah Sakit agar pengunjung dan pasien merasa nyaman.

khusus untuk kebersihan rumah sakit pihak Rumah Sakit Batara Guru tak henti-hentinya mensosialisasikan serta mengajak setiap pengunjung dan keluarga pasien untuk senantiasa menjaga keindahan dan kebersihan rumah sakit.

“Sudah kewajiban bagi kita untuk menjaga kebersihan, bersih itu indah dan nyaman” tutur Direktur RSUD Batara Guru Belopa, dr. Daud Mustakim, Minggu 13 February 2022.

Daud Mustakim mengatakan  bahwa semua memiliki peran dalam mewujudkan kebersihan dalam wilayah RSUD. Baik itu, pasien, pengunjung pasien maupun pegawai atau staf RSUD.

Sehingga dr. Daud mengimbau untuk semuanya agar tidak membuang sampah sembarangan, ataupun mencoret-coret dinding.

Sama halnya dengan memasang sembarangan stiker di dinding-dinding ataupun pintu kamar rumah sakit karena bisa mengotori dinding  dan mengurangi keindahan rumah sakit.

“Mari kita disiplin untuk menjaga kebersihan dan keindahan fasilitas kesehatan yang kita miliki dan tentunya petugas kebersihan juga  agar disiplin dan gerak cepat dalam mengantisipasi hal tersebut” ucapnya.

Daud Mustakim menyampaikan  bahwa pihak rumah sakit juga sudah menyiapkan tempat pembuangan sampah hampir di setiap ruangan perawatan dan ruang tunggu. Selain ditempat tersebut pihak rumah sakit juga menyiapkan tempat sampah disetiap koridor rumah sakit.

“Prinsipnya perlakukan orang yang ada di Rumah Sakit sebagaimana kita ingin diberlakukan, orang datang disini sudah sakit, jadi tempatnya harus bersih dan nyaman. Dari awal bapak bupati kita, Basmin Mattayang berpesan kepada saya, dan itu yang saya jalankan,” ungkap dr. Daud.

Bukan hanya memperhatikan kebersihan, suasana nyaman dengan pemandangan yang asri juga diciptakannya dengan melakukan penghijauan di lingkungan rumah sakit. 

Tercatat 200 pohon ketapang, 150 tumbuhan pucuk merah pernah ditanamnya. Selain itu, ia juga berinisiatif menyiapkan Rumah Kurcaci sebagai tempat tunggu bagi kerabat pasien. (acc)

  • Bagikan