Wisata Wai Tiddo di Bua Tak Miliki Rekomendasi DLH dan Ancam Air Baku PDAM

  • Bagikan

Eksposindo.com — Salah satu objek wisata yang berada di sekitar pegunungan Pakkalolo Kecamatan Bua disebutkan tidak memiliki rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu.

Walaupun sudah beroperasi, objek wisata yang bernama Wai Tiddo  yang ada di sekitar pegunungan Pakkalolo ini ternyata belum memiliki rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Andi Pangerang, saat dikonfirmasi oleh media, beliau mengatakan kalau objek wisata Wai Tiddo tersebut belum memiliki rekomendasi dari DLH Luwu.

“Harusnya pengelolah atau pemilik objek wisata ini mengurus ijin lingkungan sebelum membuka lahan di pegunungan Pakkalolo sebagai objek wisata” ucapnya Rabu, 30 September 2020.

Andi Pangerang juga menegaskan kalau ijin lingkungan ini penting dan sifatnya wajib bagi pengusaha karena menjadi dasar hukum pengelolaan lingkungan bagi penyelenggara kegiatan.

“Ijin ini sangat penting dan wajib sebab sekaligus menjadi batasan-batasan aktifitas mereka agar tidak terjadi kerusakan lingkungan. Jadi jelas, sejauh mana aktifitas kegiatan yang mesti dilakukan dan tidak boleh dilakukan,” tuturnya.

Andi Pangerang juga menjelaskan bahwa, untuk memperoleh ijin lingkungan dari dinas pelayanan modal dan perizinan satu pintu, diawali dengan terbitnya rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup.

“Ada beberapa syarat untuk diterbitkannya rekomendasi dari LH, yakni, harus ada dokumen dimana diantaranya berisi pernyataan persetujuan dari masyarakat yang terkena dampak, keterangan kepala desa, keterangan camat dan memenuhi rencana tata ruang apakah dalam bentuk dokumen AMDAL, UKL – UPL atau SPPL,” sebutnya.

Andi Pangerang menjelaskan kalau objek wisata yang berada di Pakkalolo tersebut, DLH belum pernah mengeluarkan rekomendasi, dan pihaknya akan melihat apakah bentuk kewajiban dokumen lingkungan yang harus dimiliki berupa AMDAL, UKL – UPL atau SPPL saja.

Informasi yang dihimpun, objek wisata Wai Tiddo yang lokasinya tepat berada di area pegunungan dan lereng gunung Pakkalolo ini dikabarkan adalah milik pribadi sehingga pengelolah melakukan penebangan pohon untuk dijadikan area wisata.

Di area objek wsiata ini juga terdapat intake air baku PDAM yang melayani kebutuhan air bersih masyarakat di Kecamatan Bua. Direktur PDAM Kabupaten Luwu, H. Syaharuddin, membenarkan informasi diatas.

Direktur PDAM mengatakan keberadaan objek wisata tersebut yang letaknya tepat diatas intake PDAM mengancam kualitas air baku PDAM.

“Intake PDAM pas dibawah lokasi wisata sehingga aktifitas diatas bisa merusak air baku PDAM. Jika diatas ada yang buang air otomatis masuk ke intake,” kata Syaharuddin.

“Dalam sebuah acara di Pakkalolo di lokasi wisata ini, Pak Bupati sempat pertanyakan dan kami jelaskan sesuai kondisi di lapangan,” lanjut Direktur PDAM. (*)

  • Bagikan