Belum Punya Izin Operasional, Wisata Wai Tiddo Tak Boleh Lakukan Kegiatan Komersial

  • Bagikan

Eksposindo.com — Tempat wisata permandian alam Wai Tiddo Pakkalolo Kec. Bua Luwu belum kantongi izin lingkungan, izin operasional dan izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata.

Sehingga tempat wisata ini seharusnya tidak boleh melakukan aktifitas komersial didalamnya.

Kepastian tentang belum memilikinya izin tersebut diungkapkan oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Luwu, Mustafa Rahim, objek wisata yang terletak di Desa Bukit Harapan ini baru mengantongi Nomor Induk Berusaha atau NIB.

“Pengelola wisata Wai Tiddo ini baru memiliki izin dasarnya saja, yaitu NIB atau Nomor Induk Berusaha sedangkan Untuk Izin operasional dan Izin TDUP atau Tanda Usaha Parawisata dengan persyaratan izin lingkungan serta izin lokasi belum kami proses, karena sampai saat ini, pengelola usaha tersebut belum memasukkan permohonan sehingga Izinnya itu belum berlaku secara efektif,” terangnya.

Mustafa Rahim mengatakan bahwa pihaknya sebenarnya sudah memberitahukan ke pengelola Wisata Wai Toddo, bahwa sebelum mengantongi izin operasional dan izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata serta izin lingkungan, agar tidak melakukan kegiatan komersil di tempat wisata tersebut, jelasnya.

“Hari ini (Senin) kami sudah undang pengelola wisata Wai Tiddo tersebut untuk datang di kantor guna pengurusan izin selanjutnya,” ucapnya.

Sementara itu pemilik usaha objek wisata permandian alam pegunungan Wai Tiddo, Tauhid, secara terbuka mengakui pihaknya belum memang mengantongi izin lingkungan.

Tauhid menjelaskan bahwa  pihaknya juga sejauh ini belum launching dan belum membuka secara komersil tempat wisata tersebut.

“Kami baru sebatas promosi karena memang sejumlah izin masih sementara proses pengurusan dan kita maklumi jika banyak yang penasaran dan datang melihat lokasi wisata kami,” tuturnya.

Sementara itu salah seorang warga Belopa Utara, Azis Arifuddin yang pernah berkunjung ke tempat wisata tersebut bersama dengan rekan-rekannya mengatakan kalau  untuk masuk ke tempat wisata tersebut mereka membayar sebesar Rp. 10 ribu per orangnya.

“Ada yang jaga di pintu masuknya, disitu kita membeli tiket masuk, 1 tiket itu berlaku untuk 1 orang dengan harga tiket Rp. 10 ribu” ucap azis saat ditemui media Senin 05 Oktober 2020, sambil menunjukan tiket masuk wisata Wai Tiddo yang masih disimpannya.

Azis menambahkan bahwa tempat wisata ini cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan baik itu dari Luwu maupun dari luar Luwu apalagi saat hari libur khususnya hari Sabtu dan Minggu.

Sementara itu saat dikonfirmasi awak media lewat WhatsApp terkait aktifitas komersial yang ada ditempat tersebut, pengelola wisata Wai Tiddo hanya membaca pesan dan tidak memberikan tanggapan.
(*)

  • Bagikan