Korban Penipuan di Wajo Berharap Polisi Serius Tangani Kasus Yang Menimpa Dirinya

  • Bagikan

Eksposindo.com | Korban dugaan penipuan terus memperjuangkan hak nya atas perbuatan seseorang berinisial (MA) yang dinilai tidak menyenangkan, hingga korban mengalami kerugian 50 juta.

Sebelumnya, perempuan 62 tahun Hj Subaedah selaku korban sudah melapor kasus ini ke polisi dan telah mendatangi SPKT polres wajo, Kabupaten wajo, Sulawesi selatan pada 14 Febuari 2022 berdasarkan Nomor : STTLP/84/II/2022/POLRES WAJO.

Hj. Subaedah kepada awak media pada (8/3/2022) ketika di rumahnya menjelaskan berawal pada saat itu dirinya di tawarin oleh (MA) sebuah bidang tanah dengan ukuran 50 x 60 m3 terletak di Desa Liu, Dusun Turumpakkae, kecamatan Majauleng, kabupaten Wajo, Sulawesi selatan hingga sudah bayar dan ada kwitansi pembayaran sebesar 50 Juta yang bertanda tangan di atas materai beserta 2 saksi.

Akan tetapi yang saya terima hanyalah sebuah palsu belaka, saya tak kunjung di berikan AKTA tanah tersebut setelah menunggu berhari-hari.

“Saya merasa ditipu pak, saya berharap ada keadilan dan ada efek jera untuk pelaku, ini kan masih menimpa saya dan kita juga tak tau apa ada korban lain selain saya,” Papar Hj.Subaedah sambil matanya berkaca-kaca.

Hj.Subaedah berharap dalam masalah yang menimpanya agar di proses dengan serius dan berharap hukum terus berjalan sampai ada kejelasan hukum dari pihak berwajib dan tidak adanya tebang pilih dalam proses hukum.

“Saya berharap pak, semoga pihak berwajib tidak ada tebang pilih, hukum harus tegak lurus” Tegas Hj Subaedah.

Menanggapi hal diatas penyidik Polres Wajo  BRIGPOL Randi Adrian
saat di konfirmasi Rabu (9/3/2022) terkait perkembangan hasil dari  aduan Hj Subaedah menjelaskan, bahwa pihaknya sudah melakukan pemanggilan atas  pelapor dan terlapor untuk memberikan keterangan, upaya restoratif justice sudah mereka jalankan namun pelapor menolak dan pihaknya juga sudah mengirimkan surat hasil perkembangannya.

Saat di singgung terkait apakah masih terus berjalan kasus yang dialami Hj.Subaedah. BRIGPOL Randi, mngatakan, bahwa “Kami akan bekerja keras dalam hal ini, kami akan berupaya semaksimal mungkin.nanti kita juga akan panggil pihak pihak terkait untuk gelar perkara,” Jelasnya. (*)

  • Bagikan